Mau Pilih Mana?Cita-cita, Kebutuhan atau Keinginan

Posted: 5 Februari 2010 in nasihat, Pekerjaan, Renungan

Ini daftar barang – barang yang selalu diinginkan orang – orang yang “berduit” dan biasanya anak muda yang baru memiliki pekerjaan yang lumayan besar gaji bulanannya atau bahkan orang – orang tua yang ingin balas dendam karena ketika mudanya dulu belum bisa memilikinya. (*dibawah ini diasumsikan orang – orangnya adalah karyawan dengan gaji bulanan)

Kamera Digital SLR

Dengan alasan hobi maka orang rela menyisihkan gaji bulanannya untuk membeli kamera yang paling murah harganya 5 juta. Tidak salah dengan hobi jika itu dibarengi dengan ketekunan berlatih tahap demi tahap dan bisa menjadi profesional. Namun tidak jarang yang diakhirnya kamera tersebut hanya setia mengisi lemari kaca untuk “dipamerkan” ke setiap tamu yang berkunjung.

Handphone/Blackberry Highend Model Terbaru

Gaya hidup yang makin modern dan wireless saat ini tidak jarang membuat semakin banyak orang yang menginginkan benda yang satu ini. Penampilan dan kebutuhan disatukan menjadi sebuah benda yang mengcover kedua aspek itu. Namun tidak jarang pula orang yang membeli barang ini bukan untuk memenuhi kebutuhannya melainkan memenuhi nafsu dan tentu saja untuk terlihat paling modern dan paling gaul.

Motor Besar/Motorsport

Kebutuhan akan mobilitas setiap orang yang makin tinggi membuat kita membutuhkan kendaraan yang mampu membawa kita, dengan harapan bisa lebih bebas bergerak dan tentu saja lebih murah daripada naik angkutan umum. Namun kebutuhan itu biasanya dibarengi dengan keinginan untuk “tampil” di jalanan. Motor – motor bebek biasa atau motor “laki” yang murah harganya dijamin tidak akan dilirik untuk mendukung keinginan ini. Akhirnya dengan merogoh kocek lebih dalam atau dengan jalan hutang membayar tiap bulan diwujudkanlah keinginan itu melalui kendaraan super berat, super mahal dan tentu saja super boros bahan bakar. Padahal jika kita sesuaikan dengan keseharian kita apakah kita benar – benar membutuhkan barang ini?. Tingkat pemakaiannya hanya dua kali sehari ya paling banter 4 kali (*PP kantor, PP tempat makan).

Mobil model terbaru

Mobil seperti hasil survey seratus orang dalam permainan super family di salah satu TV swasta adalah urutan tertinggi orang yang ingin menaikkan “harga” di mata orang lain. Tidak salah dan memang begitulah adanya. Harga termurah mobil baru adalah lebih dari 100 juta yang artinya bisa lebih dari 20 kali gaji karyawan biasa. Namun keinginan akan gengsi dan tidak ingin kepanasan dan kedinginan tiap berpergian setiap hari akan menjadikan orang rela untuk didatangi surveyor dari jasa pembayaran keuangan yang marak saat ini. Hutang dengan bayaran bulananlah jalan keluarnya. Namun dikembalikan lagi kepada keseharian kita yang butuh atau tidak sih barang ini?. Bukannya barang ini hanya jadi pemenuh parkiran kantor dan dilihat oleh rekan kantor dan mengharapkan kata – kata “hei liat mobilnya si fulan, bagus ya”.

Barang – barang di atas tidak salah untuk dimiliki dan bahkan dianjurkan jika memang dibutuhkan. Keinginan yang besar dengan memaksakan diri itulah sebenarnya yang sedikit dipertanyakan. Kredit sah di negara ini, tetapi apakah kita tahu dengan mengambil kredit yang misalnya 5 tahun dan kita masih bisa hidup sampai 5 tahun lagi untuk membayar hutang itu?. Padahal hutang adalah salah satu penghambat jalan masuk surga-Nya.

Di luar dari itu tidak relakah kita lebih memikirkan masa depan anak – anak dan cucu kita.

Tidak relakah kita menabung untuk mewujudkan ini :

Haji Ke Tanah Suci

Rukun Islam ke-lima umat muslim. Tidakkah kita rindu dengan panggilan ilahi di rumah agung ini?. Tidakkah napak tilas perjalanan Rasulullah SAW di bumi suci ini menggetarkan hati kita untuk  mengunjunginya?. Tidakkan amalan berlipat beribu – ribu kali di rumah Allah ini membuat kita rela menyisihkan sebagian gaji kita untuk mewujudkannya?

Atau mewujudkan yang ini :

Kuliah di Al-Azhar Mesir

Al-Azhar Mesir adalah Universitas Islam tertua di dunia. Dan lulusan – lulusannya banyak yang hafal Al-Qur’an. Atau di universitas – universitas internasional lain yang juga tidak kalah hebatnya di mata dunia. Think global and think to the end.

Memang harga untuk membayar cita – cita di atas sangat mahal untuk seorang karyawan biasa seperti kita. Namun kita BISA mewujudkannya. Loh, dengan cara bagaimana?… Banyak jalan menuju Roma, dan jalan itu ada di sekitar kita. Usaha sampingan adalah yang mungkin paling bisa kita pikirkan untuk menghasilkan penghasilan lebih. Namun ada cara yang lain yang lebih ampuh sebenarnya.

Menabung, menabung artinya bukan mengurangi kegiatan – kegiatan konsumtif kita namun memilih hal – hal konsumtif tersebut agar harga yang dihabiskan bisa lebih murah daripada kebiasaan kita. Misalnya kita lebih pilih mana duren atau pisang?. Pisang sebenarnya lebih sehat daripada duren, namun keinginan untuk memiliki lebih biasanya mendorong seseorang untuk mengkonsumsi duren. Pilih mana, Motor bebek biasa atau motor sport?. Pilih mana makan di tempat makan dengan suasana enak berharga mahal atau di lesehan dengan makan yang sama namun harga yang lebih murah?.

Hidup adalah pilihan, dan pilihan itu tersedia luas di sekitar kita. Kita hanya perlu menyisihkan waktu sedikit untuk merenungkan bahwa pilihan kita lebih baik atau tidak. Dan apalagi Allah menyediakan sebuah ibadah untuk bisa menentukan pilihan kita. Dan perlu diingat juga niat yang baik walaupun belum terwujud maka akan tercatat 1 di mata Allah.

Foto – foto diambil dari om google dengan berbagai sumber

Komentar
  1. Jalani hidup apa adanya mengatakan:

    salam sahabat artikelnya enarik sekaliNiat sekali pasti dicatat(istilah kerenya terekam )oleh Sang penciptaniat lah sesuka hati kita karena kita sebagai manusia selalu punya kebutuhan tetapi ingat sisakan penghasilan untuk yang mrmbutuhkan (zakat,infak,sodakoh)niat terbaik adalah berjumpa dengan Sang pencipta dengan ruhani yang selamat

  2. Rizky2009 mengatakan:

    aq pengen punya geged blogbery, kalau motor motor happy model CBR, kalau mobil honda jezz, tp pasti aq ingin menunaik rukun islam yg ke lima y/ haji……

  3. Bandit Pangaratto™ mengatakan:

    sampe saat ini masih menginginkan DSLR… belum kesampean… hehehehe*nabung akhhh

  4. Sang Cerpenis bercerita mengatakan:

    wah, bb aku juga gak punya.

  5. Henny Y.Wijaya mengatakan:

    artikel yang ini menarik banget! ada yang menjadi kebutuhan, ada juga yang menjadi pemuas kebutuhan. sampai lupa kalau ada yang jadi kewajiban :)

  6. a-chen mengatakan:

    Wah, memang kesenangan orang itu beda2, sesuai dengan ilmu yang dimiliki.. keren Mas…

  7. buwel mengatakan:

    mungkin inilah akibat orang lebih mencintai dunia ya, lupa akirat…

  8. a-chen mengatakan:

    pagi mas… :-)

  9. Wawank mengatakan:

    salam sahabat!artikelnya hebat1

  10. Syifa Ahira mengatakan:

    terkadang kita lupa untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan..

  11. Sang Cerpenis bercerita mengatakan:

    met wiken aja dhe.

  12. Alrezamittariq mengatakan:

    @all:mudah2an kita bisa memilah-milah yang paling penting buat diri kita…Amin…

  13. andry sianipar mengatakan:

    Salam super-salam hangat dari pulau Bali-saya pilih yang paling saya pilih…boleh kah ?

  14. Hdsence mengatakan:

    salam..ttg tag na kan udah dikoreksi sm kamu sobat,,aku jd bngung ngnjungi blognya ada banyak ternyata..hmmtenk'z yaaa,,,klo milih cita2,keinginan,kebutuhan,,,aku akan milih cita2sebab kebutuhan keingina itu kan adalah cita2tul betul,,nice sobat,

  15. adi mengatakan:

    saat ini manusia terlena dengan kehidupan dunia yang sesaat dan menipu ini, manusia terlalu disibukkan dengan mencari harta dan kedudukan, senda gurau dan permainan belaka. mereka lupa pada pada hari akhir dan kehidupan akhirat yang kekal dan abadi.

  16. cak surabaya mengatakan:

    mungkin manusia saat ini mementingkan gaya hidup dari pada hidup selamat.

  17. cak surabaya mengatakan:

    saat ini manusia lebih mementingkan gaya hidup dari pada hidup selamat. Materi, tahta, dan uang menjadi tuhan manusia

  18. ninneta mengatakan:

    mungkin karena perjalanan kesana mahal dan nabungnya lama, jadi pada keok duluan… padahal kedamaian dan kesenengan yang bisa didapat jauh berbeda ya….semoga aja semua jadi tersentuh hatinya baca post ini…

  19. aan mengatakan:

    harus ada kesimbangan antara kebutuhan spiritual dan kebutuhan duniawi,,nice post sob,keep posting..

  20. a-chen mengatakan:

    met hari minnggu brother…

  21. buwel mengatakan:

    silaturahim…

  22. Itik Bali mengatakan:

    Aku ngga punya semuanya..jadi bingung..kapan aku bisa beli??ohhh nasib..

  23. Ila Schaffer mengatakan:

    suka artikel nyaa :D

  24. Reza Thariq mengatakan:

    boleh mas Andy Sianipar..@Ila Schaffer,Buwel,A-Chen : salam dari pulau bali ya…@Itik Bali : kapan2 ya…hehehe…@Aan, Ninneta, cak surabaya, adi : setuju sobat…@Hdsence : nggak juga…hehehe..

  25. Elsa mengatakan:

    yup, setujuuuuuu sama postingan yang ini

  26. mencari yg belum dibaca

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s