Puisi Untuk Umi

Posted: 10 Februari 2010 in Keluarga, nasihat, Renungan

Umi, ini bukan akhir segalanya
Ini hanya kerikil kehidupan
Ini hanya ombak kecil di tengah laut cobaan
Ini hanya sebuah duri yang melintang di tengah perjalanan panjang


Aku kaget engkau bertanya apakah ini masih berlanjut atau tidak
Sekali kali tidak usah kau khawatirkan umi,
Alangkah pengecutnya imammu ini
bila mundur sedikit saja di tengah kenikmatan cobaan dari-Nya
Alangkah nistanya aku dihadapan Tuhanku dengan menyerah begitu saja

Aku sadar
Hatimu begitu lembut
Hatimu bagai teko air yang bisa sekali kali menumpahkan airnya
Tapi hatimu bukan hanya air teko umi
Hatimu juga samudera luas
Yang bisa menetralkan apa saja yang masuk ke dalamnya

Kehilangan memang menyakitkan
Namun sikap setelah kehilangan adalah yang paling menentukan

Cobaan memang menyedihkan
Namun tanpa cobaan kita tidak akan pernah naik lebih tinggi

Bangkitlah umi
Karena memang ini bukan akhir segalanya
Sambutlah hari esok menjadi lebih bertakwa, lebih beriman dan lebih bijaksana

Aku besertamu umi

Didedikasikan buat istriku dan aku yang baru kehilangan untuk kedua kalinya

Komentar
  1. widya mengatakan:

    trimakasih sayang…..u make me cry…..love u….

  2. AISHALIFE-LINE mengatakan:

    Umi ini nama cewek apa panggilan seorang ibu ya?bingung nih heheh

  3. Jalani hidup apa adanya mengatakan:

    Seberapa jauh pun jalan yang harus ditempuh, Seberat apa pun langkahyang mesti diayun, Seberapa lama pun waktu yang harus dijalani, Takkenal menyerah demi mendapatkan satu kepastian Meski berat, tak ada yang membuatnya mampu bertahan hidup kecualibenih dalam kandungannya.Menangis, tertawa, sedih dan bahagia tak berbeda baginya, karena ialebih mementingkan apa yang dirasa si kecil di perutnya.Seringkali ia bertanya : menangiskah ia? Tertawakah ia? Sedihkahatau bahagiakah ia di dalam sana?Bahkan ketika waktunya tiba, tak ada yang mampu menandingi cintayang pernah diberikannya, ketika itu mati pun akan dipertaruhkannya

  4. Bayu Lebond mengatakan:

    Cobaan memang menyedihkanNamun tanpa cobaan kita tidak akan pernah naik lebih tinggi…SETUJUUUUU

  5. Mayyadah Or Maya mengatakan:

    jadi terharuuu^^

  6. munir ardi mengatakan:

    selamat pagi sob gimana keadaan yang tersayang apa udah baikan semoga

  7. ferdivolutions mengatakan:

    this is nice poem, temand… ^_^

  8. ferdivolutions mengatakan:

    selamat pagi… mampir balik niih… salam kenal yaa… :D

  9. Alrezamittariq mengatakan:

    @Umi : sip dah…love u to…@Aisha : umi itu panggilan buat istriku@Jalani hidup : iyo mas…aku seuju banget…dialah yang paling merasakannya, tapi apa harus berlarut larut…harus seketika bangkit untuk menatap masa depan yang lebih baik@Bayu Lebond : semangaaattt@Maya : hiks..hiks…semangattt@Bang Munir : alhamdulillah sudah baek bang..@Ferdi : kisah nyata sob..hehehe

  10. ieyaz mengatakan:

    Kehilangan memang menyakitkanNamun sikap setelah kehilangan adalah yang paling menentukan..setuju bangettttt….tetap semangart yachhh… :D

  11. attayaya mengatakan:

    saling menguatkan adalah hal yang sangat istimewasemoga cepat sembuh ya sob

  12. Sang Cerpenis bercerita mengatakan:

    kirain buat ibunya. rupanya buat isterinya toh.

  13. fai_cong mengatakan:

    "Alangkah pengecutnya imammu ini"umi disini, ibu atau istrinya om…?klu melihat kata² di atas imam = suami ya om?lam kenal ea om…

  14. ivan kavalera mengatakan:

    Puisinya keren, sob. Salut.

  15. Pohonku Sepi Sendiri mengatakan:

    'kenikmatan cobaan dariNYA'mantaaabh..mungkin ini memang blum kehendakNYA sob.. semoga bisa diikhlaskan dan diberi ketabahan bagi kalian berdua..

  16. Reza Thariq mengatakan:

    @pohonku : iya sob..memang belum waktunya…@Ivan : aih jadi malu nih…hehehe@Fai_Cong : tulu betul betul, salam kenal juga ….@Attayaya : Amin, makasih banget sobat..@Ieyaz : semangatttt…

  17. Syifa Ahira mengatakan:

    ah, sakit sekali luka itu..membuat ku tergugu dan menangis pilu..bersabarlah sobat..Allah akan membuatnya indah tepat pada waktunya..

  18. Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan:

    dengan melalui setiap cobaan, maka kita akan semakin kuat.

  19. Reza Thariq mengatakan:

    @mbak Syifa : insya Allah mbak..insya Allah…ah bahkan aku sudah lupa dengan semua kesakitan ini…@mas Setiawan : insya Allah…cobaan adalah bagian dari proses

  20. bandit™perantau mengatakan:

    mesra nian…semangat brur dalam menghadapi hidup…! Semangat juga menemani Umi nya…salam..!

  21. maiank mengatakan:

    kak reza aja ya…iya ni maiank anak lampung..hihihiikhlas sabar semangaattuntuk dua-duanya abi dan uminya yah…waktu baca puisinyaada rasadeg deg degsedih, haru, lembut, sweet untuk uminya, jadi satu…-sigh-

  22. webmaster informations mengatakan:

    puisi yang indah

  23. Lilah mengatakan:

    Salam…temen baru, kunjung balik ya, mks..

  24. de asmara mengatakan:

    saya terharu. bagus, sungguh bagus sekali… salam buat istrimu ya

  25. nuansa pena mengatakan:

    Nice Poem, semoga tidak kehilangan lagi! Amin! Semangat!

  26. Aulawi Ahmad mengatakan:

    cobaan itu memang berat ya, dan tiap orang pasti punya cobaan sendiri dalam perjalanan hidupnya…moga selalu diberi kekuatan oleh Allah utk menghadapinya. amin.

  27. kakve_santi mengatakan:

    terlalu dalam!

  28. Hendriawanz mengatakan:

    ahh..hampir speechless..hanya bisa mendukung dari sini untuk semua kebaikan di situ..amin.saya follow ya.

  29. catatan kecilku mengatakan:

    Kehilangan memang menyakitkanNamun sikap setelah kehilangan adalah yang paling menentukanAku suka sekali dg kata-2 itu..Semoga cobaan itu dapat diterima dg sabar.

  30. Inge mengatakan:

    jadi bingung … ku pikir umi di sini adalah ibu ternyata untuk istri, untuk para istri jangan pernah putus asah, terus mengabdi pada suami dan berusaha untuk terus maju guna kebaikan keluarga

  31. amrooms mengatakan:

    istri merupakan separuh jiwaku, teman dalam segala hal…dirimu tegar dan jangan putus asah jalni hidup ini semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahma

  32. amrooms mengatakan:

    istri merupakan separuh jiwaku, teman dalam segala hal…dirimu tegar dan jangan putus asah jalni hidup ini semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahma

  33. Newsoul mengatakan:

    Puisi yang indah dan menguatkan untuk Umi. Semoga sang Umi mendapat kekuatan.

  34. Ayas Tasli Wiguna mengatakan:

    semoga diberi kesabaran lebih..

  35. widya mengatakan:

    klo dibaca lagi,ko smakin dalem ya bi puisinya….so sweet…..ayo qt lanjutkan program berikutnya bi….hay hay….

  36. suryaden mengatakan:

    semoga kita semua diberikan kekuatan menghadapi semua cobaan dan ujian, amin

  37. met valentine. bawakan coklat

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s