Umi, ini bukan akhir segalanya
Ini hanya kerikil kehidupan
Ini hanya ombak kecil di tengah laut cobaan
Ini hanya sebuah duri yang melintang di tengah perjalanan panjang
Aku kaget engkau bertanya apakah ini masih berlanjut atau tidak
Sekali kali tidak usah kau khawatirkan umi,
Alangkah pengecutnya imammu ini
bila mundur sedikit saja di tengah kenikmatan cobaan dari-Nya
Alangkah nistanya aku dihadapan Tuhanku dengan menyerah begitu saja
Aku sadar
Hatimu begitu lembut
Hatimu bagai teko air yang bisa sekali kali menumpahkan airnya
Tapi hatimu bukan hanya air teko umi
Hatimu juga samudera luas
Yang bisa menetralkan apa saja yang masuk ke dalamnya
Kehilangan memang menyakitkan
Namun sikap setelah kehilangan adalah yang paling menentukan
Cobaan memang menyedihkan
Namun tanpa cobaan kita tidak akan pernah naik lebih tinggi
Bangkitlah umi
Karena memang ini bukan akhir segalanya
Sambutlah hari esok menjadi lebih bertakwa, lebih beriman dan lebih bijaksana
Aku besertamu umi
Didedikasikan buat istriku dan aku yang baru kehilangan untuk kedua kalinya
trimakasih sayang…..u make me cry…..love u….
Umi ini nama cewek apa panggilan seorang ibu ya?bingung nih heheh
Seberapa jauh pun jalan yang harus ditempuh, Seberat apa pun langkahyang mesti diayun, Seberapa lama pun waktu yang harus dijalani, Takkenal menyerah demi mendapatkan satu kepastian Meski berat, tak ada yang membuatnya mampu bertahan hidup kecualibenih dalam kandungannya.Menangis, tertawa, sedih dan bahagia tak berbeda baginya, karena ialebih mementingkan apa yang dirasa si kecil di perutnya.Seringkali ia bertanya : menangiskah ia? Tertawakah ia? Sedihkahatau bahagiakah ia di dalam sana?Bahkan ketika waktunya tiba, tak ada yang mampu menandingi cintayang pernah diberikannya, ketika itu mati pun akan dipertaruhkannya
Cobaan memang menyedihkanNamun tanpa cobaan kita tidak akan pernah naik lebih tinggi…SETUJUUUUU
jadi terharuuu^^
selamat pagi sob gimana keadaan yang tersayang apa udah baikan semoga
this is nice poem, temand… ^_^
selamat pagi… mampir balik niih… salam kenal yaa…
@Umi : sip dah…love u to…@Aisha : umi itu panggilan buat istriku@Jalani hidup : iyo mas…aku seuju banget…dialah yang paling merasakannya, tapi apa harus berlarut larut…harus seketika bangkit untuk menatap masa depan yang lebih baik@Bayu Lebond : semangaaattt@Maya : hiks..hiks…semangattt@Bang Munir : alhamdulillah sudah baek bang..@Ferdi : kisah nyata sob..hehehe
Kehilangan memang menyakitkanNamun sikap setelah kehilangan adalah yang paling menentukan..setuju bangettttt….tetap semangart yachhh…
saling menguatkan adalah hal yang sangat istimewasemoga cepat sembuh ya sob
kirain buat ibunya. rupanya buat isterinya toh.
"Alangkah pengecutnya imammu ini"umi disini, ibu atau istrinya om…?klu melihat kata² di atas imam = suami ya om?lam kenal ea om…
Puisinya keren, sob. Salut.
'kenikmatan cobaan dariNYA'mantaaabh..mungkin ini memang blum kehendakNYA sob.. semoga bisa diikhlaskan dan diberi ketabahan bagi kalian berdua..
@pohonku : iya sob..memang belum waktunya…@Ivan : aih jadi malu nih…hehehe@Fai_Cong : tulu betul betul, salam kenal juga ….@Attayaya : Amin, makasih banget sobat..@Ieyaz : semangatttt…
ah, sakit sekali luka itu..membuat ku tergugu dan menangis pilu..bersabarlah sobat..Allah akan membuatnya indah tepat pada waktunya..
dengan melalui setiap cobaan, maka kita akan semakin kuat.
@mbak Syifa : insya Allah mbak..insya Allah…ah bahkan aku sudah lupa dengan semua kesakitan ini…@mas Setiawan : insya Allah…cobaan adalah bagian dari proses
mesra nian…semangat brur dalam menghadapi hidup…! Semangat juga menemani Umi nya…salam..!
kak reza aja ya…iya ni maiank anak lampung..hihihiikhlas sabar semangaattuntuk dua-duanya abi dan uminya yah…waktu baca puisinyaada rasadeg deg degsedih, haru, lembut, sweet untuk uminya, jadi satu…-sigh-
puisi yang indah
Salam…temen baru, kunjung balik ya, mks..
saya terharu. bagus, sungguh bagus sekali… salam buat istrimu ya
Nice Poem, semoga tidak kehilangan lagi! Amin! Semangat!
cobaan itu memang berat ya, dan tiap orang pasti punya cobaan sendiri dalam perjalanan hidupnya…moga selalu diberi kekuatan oleh Allah utk menghadapinya. amin.
terlalu dalam!
ahh..hampir speechless..hanya bisa mendukung dari sini untuk semua kebaikan di situ..amin.saya follow ya.
Kehilangan memang menyakitkanNamun sikap setelah kehilangan adalah yang paling menentukanAku suka sekali dg kata-2 itu..Semoga cobaan itu dapat diterima dg sabar.
jadi bingung … ku pikir umi di sini adalah ibu ternyata untuk istri, untuk para istri jangan pernah putus asah, terus mengabdi pada suami dan berusaha untuk terus maju guna kebaikan keluarga
istri merupakan separuh jiwaku, teman dalam segala hal…dirimu tegar dan jangan putus asah jalni hidup ini semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahma
istri merupakan separuh jiwaku, teman dalam segala hal…dirimu tegar dan jangan putus asah jalni hidup ini semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahma
Puisi yang indah dan menguatkan untuk Umi. Semoga sang Umi mendapat kekuatan.
semoga diberi kesabaran lebih..
klo dibaca lagi,ko smakin dalem ya bi puisinya….so sweet…..ayo qt lanjutkan program berikutnya bi….hay hay….
semoga kita semua diberikan kekuatan menghadapi semua cobaan dan ujian, amin
met valentine. bawakan coklat